Senin, 05 Mei 2014

Membuat Pintu Kitchen Set

 Rencana merenovasi rumah akhirnya kesampaian juga. Pada bulan oktober 2013, selama kurang dari 2 bulan kami tinggal sementara dirumah mertua untuk mengungsi.. Selesai direnovasi ternyata masih menyisakan beberapa masalah. Salah satunya adalah dapur yang masih berantakan. Dibawah bak cuci dan kompor tampak barang-barang berserakan tak tertata. Melihat itu istri saya pun melontarkan suatu ide. “Yah, itu dibawah bak cuci sama kompor dibuatin pintu dong, biar rapi..” Mendengar itu saya hanya tersenyum. “Wah kalo untuk proyek besar-besar gitu ayah blom berani” kata saya. Tetapi perkataan istri itu selalu terngiang ditelinga saya, hingga akhirnya saya mencoba memberanikan diri untuk mencobanya. Yang pertama saya memikirkan akan dibuat seperti apa pintunya? Melihat dari bentuk dan warna keramik dapur saya merasa sreg kalo pintu kitcen setnya dibuat natural, tanpa sentuhan warna lain.

 Lalu untuk ide bentuk pintu kayunya, saya harus pergi ke lapak penjual kayu untuk mengetahui potongan-potongan kayu apa saja yang tersedia. Saya tertarik dengan ukuran kayu dengan tebal 1 cm dan lebar -+ 8 cm. untuk bagian daun pintunya.


 Satu potong kayu dengan tinggi 90 cm dihargai 5.000 rupiah oleh pakde penjual kayu. Untuk kusennya saya beli 10.000 dengan panjang 3 meter lebar 5cm dan tebal 4cm. Jenis kayu tersedia kayu kamper dan meranti. Pertama-tama saya membuat kusen untuk pintunya. Saya pakai kayu ukuran lebar 5 cm dan tebal 4 cm. Saya gunakan siku dan waterpass agar waktu dipasang kayunya kusennya presisi menyiku dan tidak miring.


 Agar menempel di tembok dengan kuat dan tidak merusak tembok saya gunakan bor, fisher dan skrup. Mata bor Boss Multi Purpose (untuk kayu, beton dan besi) ukuran 3 mm untuk kayu, 6mm untuk tembok dan fisher 6mm untuk ditembok.


 Pertama pasang kusen bagian bawah, lubangi kayu dengan bor sampai menembus lantai dengan mata bor 3mm, lantai yang sudah bertanda dengan mata bor tadi di lanjutkan dengan bor 6mm dengan kedalaman sesuai panjang fisher . Pasang fisher dengan mengetoknya tidak terlalu keras dengan martil, pasang kayu lalu disekrup. Lalu dilanjutkan dengan pemasangan kayu kusen seperti cara tadi untuk kusen bagian samping dan atas. Selanjutnya saya membuat bingkai untuk merangkai pintu.

Membuat bingkai

Pakai siku plastic atau plat besi untuk menghubungkanya agar kayu menyiku.


 Jangan lupa dibor dan diskrup pada bagian ujung-ujungnya agar lebih kuat. Lalu saya memasang engsel pada bingkai yang barusan saya buat, setelah selesai baru saya pasang bingkai yang sudah berengsel tadi pada kusen yang sudah menempel didinding.

Bingkai yang sudah dipasang di kusen.

 Selanjutnya memasang rangkaian kayu pada bingkai. Potong kayu sesuai tinggi pintu, pasang pada tengah bagian kusen lalu jepit dengan klem agar tidak goyang. Gunakan siku agar posisi kayu tidak miring.


 Kayu yang sudah dijepit tadi dibor dengan mata bor 3mm sampai menembus bingkai. Lalu skrup untuk mengikatnya.
Eksyen dulu ah..

Satu persatu dirangkai.

 Bagian dalamnya.

 Penampakan sementara. Kayu-kayu sudah dirangkai semua.

 Penampakan ketika pintu terbuka.

 Pasang lis dibagian atas bawah dan menyilang.

 Pasang handlenya. List pintunya nampak segitiga tapi ini bukan lambang iluminati yah..! hehe..

 Pekerjaan belum selesai, masih ada 2 set pintu menunggu di eksekusi.

 Pintu, yang ujung sengaja saya kasih list yang jelek, biar terlihat rustic art nya.

 Rustic Door

 Penampakan keseluruhan.

 Tampak depan. 

 Bagaimana??.. gampang kan membuatnya. Yang penting kita punya kemauan dan kesungguhan insyaallah pekerjaan yang awalnya terlihat sulit ternyata mudah ketika dikerjakan.

Tidak ada komentar: